Iman kepada Hari Akhir


A. Pengertian beriman kepada Hari Akhir
Beriman kepada Hari Akhir adalah percaya atau meyakini dengan sepenuh hati bahwa Hari Akhir itu pasti akan terjadi atas kehendak Allah SWT. Hari Akhir yaitu hari berakhirnya (hancurnya) segala sesuatu yang ada di alam dunia ini. Tidak ada satupun makhluk yang mengetahui secara pasti kapan terjadinya Hari Akhir itu, hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Iman kepada Hari Akhir merupakan rukun iman yang kelima, barangsiapa yang tidak mempercayai kedatangannya maka ia kafir. Tentang Hari Akhir yang pasti terjadi itu, Allah menegaskan dalam Al-Qur’an :

Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan sungguh Allah akan membangkitkan semua orang di dalam kubur. (QS. Al-Hajj : 7)

Pada saat terjadinya Hari Akhir semua makhluk yang ada di bumi ini akan musnah, matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, langit runtuh, gunung-gunung dihancurkan, lautan dipanaskan (meluap), dan bumi memuntahkan segala isinya. Perhatikan firman Allah berikut :

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; Sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya. (QS. Al-Hajj : 1-2)

Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dijadikan meluap. (QS. At-Takwir : 1-6)

Hari Akhir juga sering disebut dengan nama-nama lain, diantaranya yaitu :
• Yaumul Qiyamat artinya hari kebangkitan
• Yaumul Jaza’ artinya hari pembalasan
• Yaumul Ba’ats artinya hari kebangkitan
• Yaumud Din artinya hari pertanggung jawaban agama • Yaumul Hisab artinya hari perhitungan amal
• Yaumul Mizan artinya hari penimbangan amal
• Yaumul Khulud artinya hari keabadian (kekal)
• Yaumul Hasyr artinya hari dikumpulkan
• Yaumut Taghobun artinya hari penyesalan

B. Hal-hal yang berkaitan dengan Hari Akhir
1. Alam Barzakh, yaitu batas antara alam fana (dunia) dengan alam baqa’ (akhirat). Alam barzakh disebut juga alam kubur. Di alam barzakh manusia akan mengalami dan merasakan kehidupan sesuai dengan amal baik/ buruk selama di dunia. Apabila baik amalnya ia akan merasakan nikmat kubur, sebaliknya apabila buruk amalnya ia akan merasakan siksa kubur. Kehidupan di alam barzakh berlangsung sampai datangnya hari kebangkitan (Yaumul Ba’ats)
2. Yaumul Ba’ats, yaitu hari dibangkitkannya seluruh umat manusia sejak zaman Nabi Adam as hingga manusia terakhir dari alam kubur. Peristiwa ini terjadi setelah Malaikat Isrofil meniup sengkakala yang kedua
3. Yaumul Makhsyar, hari berkumpulnya seluruh umat manusia sejak manusia pertama hingga manusia paling akhir setelah mereka dibangkitkan dari alam kubur. Pada hari tersebut matahari didekatkan sehingga panasnya akan terasa menyiksa bagi manusia yang tidak beriman dan buruk amalnya. Sedangkan orang beriman yang baik amalnya akan mendapatkan naungan/ perlindungan dari Allah SWT
4. Yaumul Mizan, yaitu hari penimbangan amal baik dan buruk yang dilakukan oleh manusia selama hidup di dunia. Apabila timbangan amal baiknya lebih berat daripada amal buruknya, ia akan memperoleh balasan berupa kesenangan hidup di surga. Sebaliknya apabila timbangan amal buruknya lebih berat dari amal baiknya, maka ia akan merasakan kesengsaraan hidup di neraka (Hawiyah)
5. Yaumul Hisab, yaitu hari penghitungan amal baik dan buruk yang dilakukan manusia selama hidup di dunia. Semua manusia akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya.

C. Kiamat Sughro dan Kubro
1. Kiamat Sughro (kiamat kecil), yaitu proses berpisahnya antara raga dan nyawa atau berakhirnya kehidupan setiap makhluk. Semua makhluk hidup pasti akan mengalami kematian (ajal) karena tidak yang kekal dan abadi selain Allah
2. Kiamat Kubro (kiamat besar), yaitu peristiwa berakhirnya kehidupan seluruh makhluk di alam dunia ini secara serempak. Tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya hari yang mengerikan itu, kecuali Allah SWT. Para Malaikat dan Rasul tidak diberitahu secara pasti waktu terjadinya hari kiamat tersebut. Para Rasul hanya diberitahu oleh Allah beberapa tanda datangnya hari kiamat. Tanda-tanda datangnya hari kiamat itu antara lain :

Tanda-tanda kiamat besar :
1. Keluarnya Dajjal
2. Turunnya Nabi Isa as
3. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
4. Keluarnya Binatang (yang bisa berbicara) dari perut bumi
5. Terbitnya matahari dari arah barat
6. Munculnya Dukhan (kabut asap)
7. Gerhana dan gempa di timur
8. Gerhana dan gempa di barat
9. Gerhana dan gempa di Jazirah Arab
10. Keluarnya api dari tanah Yaman

Tanda-tanda kiamat kecil :

1. Wafatnya Rasulullah SAW
2. Disia-siakannya amanat
3. Orang yang hina menduduki jabatan terhormat
4. Penaklukan Baitul Maqdis oleh Muslimin
5. Sungai Efrat berubah menjadi emas
6. Banyak pemimpin yang fasiq dan jahat
7. Banyak para pembela kedzaliman
8. Fitnah merajalela dan banyak terjadi pembunuhan
9. Perang antara Yahudi dan umat Islam
10. Banyak terjadi gempa bumi
11. Banyak terjadi kematian mendadak
12. Banyak orang shaleh yang meninggal
13. Munculnya banyak kekejian, putusnya kekerabatan, dan hubungan dengan tetangga yang tidak baik
14. Negara Arab menjadi subur dipenuhi rumput dan sungai
15. Bulan sabit kelihatan menjadi besar
16. Banyak pasar yang saling berdekatan
17. Dicabutnya ilmu dan dominannya kebodohan
18. Orang mengucapkan salam hanya kepada yang kenal saja
19. Terjadinya jual beli hukum
20. Tersebarnya alat musik dan khamer
21. Saling berlomba dalam meninggikan bangunan
22. Berwewah-mewahan dalam menghiasi masjid-masjid
23. Peredaran alam dan tata surya mulai tidak teratur
24. Jumlah wanita lebih banyak daripada laki-laki
25. Banyak wanita berpakaian menyerupai laki-laki dan sebaliknya
26. Banyak wanita berpakaian tetapi hakikatnya telanjang
27. Umat terakhir melaknat umat terdahulu
28. Merebaknya perzinaan dan kemaksiatan
29. Merebaknya riba dan harta haram
30. Banyak anak yang durhaka kepada orang tuanya
31. Banyak terjadi dusta dan sumpah palsu
32. Perkataan dusta dianggap hal biasa
33. Dan masih banyak lagi.


D. Balasan amal baik dan buruk
Semua amal perbuatan manusia selama di dunia akan mendapatkan balasan dari Allah sekecil apapun amal itu. Orang yang berbuat baik sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya akan mendapat balasan baik berupa surga dengan segala kenikmatannya dan kekal di dalamnya. Sebaliknya orang yang selama hidupnya banyak melakukan keburukan, inkar (kufur) terhadap Allah, atau berbuat kesyirikan mereka akan mendapatkan balasan siksa neraka. Mereka akan diberi makan buah zaqqum (buah yang paling buruk, rasanya pahit, busuk, dan berduri). Minumannya air panas mendidih yang berasal dari nanah. Makanan dan minuman di neraka tidak pernah mengenyangkan dan tidak pernah menghilangkan dahaga.

E. Hikmah beriman kepada Hari Akhir
Dengan beriman kepada Hari Akhir kita akan mendapatkan banyak sekali hikmah dan manfaat, antara lain :
1. Bertambah iman dan taqwa kita kepada Allah SWT
2. Kita menyadari bahwa kehidupan dunia itu sementara dan semua akan binasa
3. Kita menyadari bahwa akhirat itu lebih baik daripada dunia, sehingga ada keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat
4. Kita menyadari bahwa hidup di dunia seperti musafir atau pengembara menuju ke suatu tempat. Tidak menjadikan dunia sebagai tujuan, sehingga tidak terpedaya olehnya
5. Dunia itu fana, sedangkan akhirat itu kekal. Untuk itu perbanyaklah mencari bekal dengan ibadah dan amal shaleh untuk kehidupan akhirat
6. Selalu berhati-hati dalam setiap perbuatan, sebab semuanya akan mendapatkan balasan yang sesuai dengan amal perbuatan kita
7. Berusaha meningkatkan amal ibadah menjadi semakin bertambah baik
8. Selalu mawas diri dalam setiap tindakan dan tidak sembrono
9. Dan sebagainya.

Oleh : Zaenal Muttaqin Noor

Demikian mudah-mudahan bermanfaat, Amiin.
Subhaana-Ka Allaahumma wabihamdi-Ka asyhadu an-laa ilaaha illaa Anta astaghfiru-Ka waatuubu ilai-Ka.

1 Response to "Iman kepada Hari Akhir"

  1. Anonim says:

    izin copas mas smg banyak manfaatnya

Poskan Komentar

Powered by Blogger