Kehidupan Dunia


Renungkanlah :
"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya (karena air itu) tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai (pula) perhiasannya dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir". (QS. Yunus : 24)

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu". (QS. Al-Hadid : 20).

1. Dari Abu Abbas Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi radhiyallaahu’ anhum, dia berkata : Seseorang mendatangi Rasulullah saw dan berkata : Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan, Allah dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda : Zuhudlah terhadap dunia maka engkau akan dicintai oleh Allah dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia (Hadits hasan riwayat Ibnu Majah).

2. Dari Abu Sa’id Al-Khudzriy ra ia berkata, Rasulullah saw duduk di atas mimbar dan kami duduk di sekitarnya, kemudian beliau bersabda : Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan terhadap kalian sepeninggalku adalah terbukanya kemewahan dan keindahan dunia (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Dari Abu Sa'id Al-Khudzriy ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya dunia ini indah dan mempesonakan, dan sesungguhnya Allah ta'ala telah menyerahkannya kepada kalian, kemudian Allah akan melihat bagaimana kalian berbuat di atas dunia ini. Maka berhati-hatilah dalam urusan dunia dan berhati-hatilah juga terhadap wanita (HR. Muslim).

4. Dari Al-Mustaurid Syaddad ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Perbandingan antara dunia dengan akhirat adalah seperti seorang diantara kalian yang memasukan jari- jarinya ke dalam lautan, maka perhatikanlah apa yang dapat ia peroleh (HR. Muslim).

5. Dari Abu Hurairah ra dari Rasulullah saw beliau bersabda : Andaikan aku mempunyai emas sebesar bukit Uhud, aku pasti lebih senang kalau emas itu tidak menginap di tempatku sampai tiga malam, dan masih tersisa di tempatku, kecuali sesuatu yang aku persiapkan untuk membayar hutang (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Perhatikanlah orang yang berada di bawahmu dan janganlah kamu memperhatikan orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih pantas, agar kamu semua tidak menganggap remeh nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepadamu (HR Bukhari dan Muslim).

7. Dari Abu Hurairah ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Dunia ini adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir (HR. Muslim).

8. Dari Abdullah bin Asy-Syikhir ra ia berkata, saya mendatangi Rasulullah saw sedangkan beliau sedang membaca surat “AL HAAKUMUT TAKAATSUR”, kemudian beliau bersabda : Anak Adam akan berkata ini adalah harta bendaku, ini adalah harta bendaku, wahai anak Adam , tidak ada harta kekayaan yang kamu miliki, kecuali apa yang kamu makan kemudian habis, atau apa yang kamu pakai kemudian rusak, atau apa yang kamu sedekahkan kemudian menjadi simpanan bagimu (HR. Muslim).

9. Dari Abdullah bin Mughfal ra ia berkata, ada seseorang berkata kepada Nabi saw, wahai Rasulullah, demi Allah saya mencintai engkau, beliau bersabda : Pikirkanlah benar-benar apa yang kamu katakan itu. Ia berkata demi Allah sungguh saya mencintai engkau, ia mengulanginya sebanyakan tiga kali, kemudian beliau bersabda : apabila kamu mencintaiku, bersiap-siaplah untuk menghadapi kemiskinan dengan mengencangkan pinggang; sesungguhnya kemiskinan itu lebih cepat datangnya, bagi orang yang mencintaiku melebihi cepatnya banjir yang mengalir ke jurang (HR. Tirmidzi).

Demikian mudah-mudahan bermanfaat, Amiin.
Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an-laa ilaaha illaa Anta, astaghfiruka wa-atuubu ilaika.

0 Response to "Kehidupan Dunia"

Poskan Komentar

Powered by Blogger